NEWS & EVENT


Supermarket Bangunan Lengkapi Fasilitas Komersial di Jalur Transyogi

Supermarket Bangunan Lengkapi Fasilitas Komersial di Jalur Transyogi

JAKARTA, KOMPAS.com - Melihat besarnya potensi pasar material bangunan di wilayah Transyogi, khususnya di Cileungsi - Jonggol, PT Bangunan Jaya Prima membuka gerai BJ Home Supermarket Bangunan di dalam kawasan hunian Harvest City. Perjanjian kerjasama antara BJ Home dan Harvest City dilakukan awal pekan ini. Kerjasama tersebut berbentuk sewa lahan seluas 1,2 hektare selama 20 tahun.

Pembangunan gedung seluas sekitar 3.000 m2 dilakukan oleh pihak BJ Home. "Pembangunannya akan dimulai pada awal 2020 nanti dan kami targetkan dapat beroperasi di 2021," kata Kevin Suhanto, Direktur PT Bangunan Jaya Prima, Jumat (9/8/2019). Selain para penghuni Harvest City yang mencapai sekitar 6.000 kepala keluarga), menurut Kevin, perkembangan kawasan hunian tersebut sangat pesat sebagai pangsa pasar. Hal itu tak lepas dari banyaknya proyek perumahan mulai segmen bawah (subsidi) hingga segmen menengah atas.

"Sampai radius 12 kilometer masih banyak perumahan baru, ini kan pasar yang bagus untuk material bangunan. Aksesnya juga cukup bagus di sini sehingga pasarnya tidak cuma warga Harvest, tapi juga perumahan di sekitarnya," ucap Kevin. Untuk menjangkau pasar lebih luas, lanjut Kevin, tahun ini BJ Home sedang gencar-gencarnya melakukan ekspansi ke wilayah-wilayah potensial dan strategis, terutama di Jakarta Timur dan Bogor, salah satunya di jalur Transyogi.

Kevin mengakui ada beberapa kompetitor di daerah Cibubur, tapi dirinya tetap yakin prospeknya cukup bagus. "Sebab radiusnya cukup juah, sekitar 8 sampai 10 kilometer, ditambah lagi lokasi kami tidak jauh dari gerbang utama Harvest," tutur Kevin. BJ Home kali pertama dibuka pada 2003 di perumahan Bumi Serpong Damai (BSD). Depo bangunan di Harvest City merupakan gerai ke-7. Spesialisasi utama BJ Home antara lain bahan bangunan, lantai, atap, sampai finishing, cat, lampu, furnitur, dan lain-lainnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Dwigunatama Rintisprima Sentot Sudaryono mengatakan, masuknya BJ Home akan menambah keramaian fasilitas di kawasan Harvest City setelah beroperasinya Kentucky Fried Chicken (KFC) dan Narma Toserba beroperasi. "Artinya, fasilitas komersialnya bertambah dan ini akan memenuhi kebutuhan keluarga muda yang belum memiliki rumah untuk tinggal di sini yang harganya antara Rp200 jutaan sampai Rp500 jutaan," timpal Sentot.

Artikel Dilansir dari Kompas.com