NEWS & EVENT


LRT Jabodetabek Siap Uji Coba Bulan Juli, Rute Pertama Cawang – Cibubur

LRT Jabodetabek Siap Uji Coba Bulan Juli, Rute Pertama Cawang – Cibubur

Ada berita baik dari perkembangan proyek Light Rail Transit atau LRT Jabodetabek, pasalnya Juli tahun 2019 ini proyek transportasi massal yang telah dimulai semenjak 2015 ini akhirnya siap uji coba. Rute pertama yang rencananya akan diuji coba adalah rute Cawang – Cibubur sejauh 14,89 kilometer. Menurut Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero), Budi Harto dikutip dari Kompas.com, mengatakan bahwa rute Cibubur Cawang saat ini sudah tersambung.

Baca juga: Punya Properti Dekat Tol? Simak Progres Pembangunannya Sekarang

Saat ini pengerjaan sedang terpusat pada pengerjaan rel dan sistem kelistrikannya, Budi Harto juga mengatakan bahwa pengerjaan ini tidak akan memakan waktu lama. Bila ditotal, pengerjaan LRT Cawang – Cibubur sudah sampai 85%, sedangkan untuk Cawang Bekasi sekitar 60%, dan Cawang – Dukuh Atas 40%. Di kesempatan berbeda, Kepala Divisi LRT Jabodebek PT Kereta Api Indonesia (Persero), John Roberto mengatakan bahwa tarif LRT Jabodetabek nantinya akan dipatok 12.000 rupiah. Angka ini dinilai sesuai dengan kemampuan beli masyarakat. Bila sudah beroperasi, LRT Jabodetabek akan terdiri dari 31 rangkaian kereta, setiap rangkaian menggunakan 6 gerbong.

Baca juga: 10 Tahun Lalu Cibubur-Jonggol Tidak Dilirik, Sekarang?

Ditargetkan akan ada 430 perjalanan per hari dari Cibubur sampai Dukuh Atas pulang pergi, bila dihitung LRT nantinya mampu mengangkut 500.000 penumpang.

keberadaan LRT tentunya membawa pengaruh tersendiri terhadap properti di sekitaran Cibubur dan Transyogi. Hal ini dirasakan oleh perumahan Harvest City, rancangan pembangunan LRT telah berhasil menaikan permintaan terhadap hunian nyaman di kawasan strategis ini. Tidak hanya para pencari rumah pertama, para investor pun berdatangan ke Harvest City lantaran capital gain yang relatif lebih besar ketimbang proyek lainnya.

Harga tanah yang terbilang masih terjangkau membuat para pencari rumah dan investor bisa mendapatkan untung besar lantaran harga tanah masih berpotensi untuk naik berkali-kali dengan angka yang tinggi. Berbeda dengan wilayah lain yang cenderung memiliki harga maksimal atau stagnan. Di Transyogi sendiri harga tanah masih berkisar antara 2 – 10 juta rupiah per meter persegi, berbeda dengan kawasan penyangga lainnya yang sudah mencapai 15 – 39 juta rupiah per meter persegi.

Baca juga: Mana Paling Tepat, Investasi Rumah Atau Apartemen?

Nantinya, 5 sampai 10 tahun mendatang nilai itu akan naik di atas 15 juta rupiah per meter persegi seiring dengan semakin berkembangnya kota mandiri Harvest City dan rampungnya proyek LRT Cibubur – Dukuh Atas. Apalagi saat ini fasilitas di Harvest City Cileungsi terus bertambah, beberapa waktu lalu Narma Toserba dan gerai KFC sudah resmi beroperasi di perumahan Harvest City. Setelah itu masih banyak lagi fasilitas baru yang akan hadir di perumahan Harvest City.

Sekarang ini adalah waktu yang tepat untuk Anda memiliki rumah di Harvest City Cibubur, selain mendapatkan rumah nyaman di lokasi strategis, Anda juga bisa memiliki investasi berportofolio baik.